ReplyASAP : Aplikasi Untuk Memaksa Anak Menerima Pesan Dari Orang Tua


Seorang ayah menciptakan sebuah aplikasi untuk membuat anaknya peduli dengan pesan yang dikirimkan.

Seorang ayah tersebut bernama Nick Herbert, bekerja sebagai produk manajer yang tinggal di Inggris. Dia menciptakan aplikasi yang memungkinkan pengguna mengirim pesan penting kepda orang lain yang tidak bisa dihilangkan sebelum pengirim memastikan bahwa pesan yang dikirim telah dibaca.

Si pengirim pesan akan mendapatkan notifikasi atau pemberitahuan jika pesan yang dikirimkan telah dibaca oleh penerima atau tidak. Herbert, yang saat ini berusia 45 tahun mengatakan, bahwa ia mengembangkan aplikasi ini agar orang tua bisa mengirimkan pesan kepada anak-anak mereka secara “memaksa” untuk menerimanya.

Diceritakan, bahwa dia memiliki seorang anak berumur 13 tahun yang bernama Ben. Anaknya selalu sibuk dengan permainan seperti Xbox dan sepak bola. Anaknya tersebut susah sekali untuk membalas pesan yang dikirimkan olehnya.

“Saya sudah mencoba mengirimkan pesan berulang kali, tapi anak saya juga tetap tidak peduli,” kata Herbert. Mencoba menggunakan aplikasi seperti “Find My iPhone” untuk menemukan dimana anaknya sekarang berada, tetapi tidak juga begitu membantu, tambahnya.

Aplikasi ReplyASAP adalah solusinya. Aplikasi ini sudah tersedia untuk pengguna Android. Para orang tua dapat mendownload aplikasi secara gratis dan bisa langsung terhubung setelah aplikasi diunduh pada telepon sang anak.

Bagaimana Cara Kerjanya


Para orang tua dapat mengirmkan pesan secara real time atau menjadwalkan kapan ingin mengirimkan pesan kepada anak. Begitu pesan terkirim, akan muncul sebuah halaman full layar pada telepon si penerima pesan.

“Alarm akan muncul terus-menerus sampai sang anak menekan tombol yang muncul di dalam layar,” jelas Herbert. “Selanjutnya sang anak harus menekan salah satu tombol yang memberitahuakan kepada si pengirim bahwa pesan sudah di lihat atau belum.”

Penerima dapat menekan tombol pertama untuk menunda pesan diterima selama 3 menit atau memilih tombol kedua untuk batal. Kedua tombol bisa mematikan alarm, namun peringatan akan dikirim kepada si pengirim yang memberitahukan tombol mana yang di tekan si penerima pesan.


Herbert mengatakan bahwa dia menganggap aplikasi tersebut sebagai “mekanisme keamanan” yang juga dapat digunakan untuk menghubungi anggota keluarga seperti orang tua atau bahkan rekan kerja jika ada sesuatu yang mendesak.

Aplikasi ini telah diunduh sebanyak 6.800 unduhan secara global, saat ini tersedia di perangkat Android. Untuk versi iOS akan segera dirilis, jelas Herbert. Gratis untuk pemasangan pertama, tapi untuk terhubung dengan lebih dari satu orang, harganya $ 1,27
Powered by Blogger.